Pembelian Online

Untuk pembelian secara online, silahkan klik tautan ini ya...

Jumat, 06 Januari 2012

Mobil ESEMKA


Solo makin moncer di seantero dunia, menggeliat bak naga yang baru bangun dari tidurnya. Dibawah besutan Joko Widodo, walikota Solo yang andap asor ini. Berbagai event budaya berkelas internasional di tahun 2011 berhasil digelar. Bahkan, di tahun 2012 ini, event kelas international bakal digeber, tak tanggung-tanggung, lebih dari 40 event.

Nah, yang paling menggebrak di awal tahun 2012 ini adalah Joko Widodo meluncurkan atau mengganti mobil dinasnya dengan mobil ESEMKA, mobil buatan anak SMK 2 Surakarta.

Jadi, Solo kini punya ikon baru, yakni mobil ESEMKA, dan tak kalah juga SAOS "Kaos Rasa Solo" yg makin menggaung.... 

100% Solo punya lho...

Jumat, 11 November 2011

Live in MH FM Solo


11-11-`11 Owner SAOS live in MH FM.
Bincang bisnis "Membranding Solo Lewat Kaos"

Selasa, 27 September 2011

SAOS diliput Tribun Jogja




Setelah dua media nasional dan lokal meliput SAOS “Kaos Rasa Solo”, yakni Tabloid Nova dan Solopos, kini giliran media regional, yakni Tribun Jogja. Ada yang unik dari peliputan Tribun Joga, inilah petikan dialog kami ketika menerima wartawan Tribun Joga.

 “Pagi mas, saya yang nelpon kemaren, yang dari Tribun Jogja. Mau ngobrol-ngobrol tentang SAOS mas?”. Ucap Didik, wartawan Tribun Jogja.
”Silahkan saja mas, mau tanya tentang apa?” Jawabku.
“Oh ya, sebelum ngobrol lebih panjang, tahu SAOS dari mana mas?” Tanyaku.
Saya tahunya SAOS dari sopirnya Pak Wali(baca: Joko Widodo), dia bilang,
“Pak Wali sering pakai kaos SAOS lho mas, itu lho jogernya Solo!” Ucap Sopir Pak Wali.

Upz, jogernya Solo!!!!?...

Ternyata sang wartawan tahu SAOS dari sopirnya Pak Walikota Solo, Joko Widodo.

Jumat, 05 Agustus 2011

Mudik ke Solo


Sudah berapa tahun kang mas/mbakyu ndak mudik ke Solo? Hah…sudah sekian tahun. Kebangetan dech!Solo kini sudah berubah lho! Pasti kang mas/mbakyu akan kaget jika tahun ini bisa mudik ke Solo. Beneran! Sueeeer…. Solo sudah berbuah jauh.  Kotanya tertata apik, moda transportasinya keren. Nah, apalagi sekarang ada SAOS “Kaos Rasa Solo” yang bisa dijadikan oleh-oleh buat teman/saudara nun jauh disana jika hendak meninggalkan Solo lagi.

Pokok`e rugi tenan jika tahun ini ndak mudik ke Solo. Ya, tahun ini aku pasti bias mudik ke Solo!


Senin, 27 Juni 2011

Proses Kreatif SAOS

Umur SAOS hampir menyentuh angka 11 bulan, tentu umur tersebut adalah umur yang sangat muda jika dibandingkan dengan kaos lokal daerah lainnya, seperti Jogja dengan Dagadunya, Bali dengan Jogernya. Nah, diumur ini, SAOS bakal membocorkan proses kreatif yang selama ini lahir dari punggawa SAOS.
 
Pertama, menentukan tema. Ini adalah langkah awal untuk menentukan design apa yang bakal kita angkat. SAOS berusaha mengangkat tema yang belum ada di pasar kaos lokal Solo. Kalau pun sudah ada, SAOS bakal menggunakan point of interest yang berbeda.

Kedua, setelah tema berhasil ditentukan. Kemudian dituangkan dalam bentuk gambar. Dimulai dari menggambar dengan tangan, kemudian dimasukan dan diolah ke dalam computer.

Ketiga, setelah gambar jadi dalam bentuk corel, kemudian diseting dan difilm. 

Keempat, setelah film jadi. Kemudian disablon ke kaos yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Dalam menentukan bahan kaos, SAOS menggunakan standart katun combet 20 S (katun kualitas nomer satu).

Kelima, setelah sablon jadi, kaos SAOS kemudian di packing dan siap dipamerkan di outlet SAOS yakni SOLO CORNER.
                                            Meja Kreatif
                                     Proses Bikin Konsep
                                       Proses Sablon-1
                                       Proses Sablon-2
                                   Proses Pengeringan
                             SAOS dipamerkan di outlet Solo Corner

Sabtu, 25 Juni 2011

SAOS "Kaos Raso Solo" hadir di SIPA 2011

Setelah sukses dengan SIPA 2009 dan SIPA 2010, SIPA 2011 akan kembali mengguncang Solo. SIPA 2011 akan diselenggarakan pada tanggal 1-3 Juli 2011 di Pamedan Istana Mangkunegaran Solo.
Glorious of Mask merupakan tema SIPA tahun ini. Tema Glorious of Mask menggambarkan segala kehidupan yang ada di balik topeng. Didi Nini Thowok, Saung Angklung Udjo Bandung, Sruti Respati, group tari dari Belanda “Leine Roebana”, Romania dengan “Nomen Est O Men”, Amerika menampilkan “Janis Brenn”, Korea menampilkan “Hahoe Byeolsing-gut talnori” serta India menampilkan perwakilan dari JNICC (Jawaharlal Nehru Indian Cultural Center) dan masih banyak lagi penampilan-penampilan akan tari-tari topeng yang di tampilan di Pamedan Istana Mangkunegaran awal bulan ini.
Empat ribu kursi telah disiapkan untuk para penonton SIPA 2011 dan ini free of charge alias gratis. Selain itu, Panitia SIPA juga menyediakan kursi bagi pengunjung yang menginginkan kenyamanan ketika menonton sebanyak 300 kursi dengan kompensasi Rp. 250.000 selama 3 malam (01Juli 2011-03 Juli 2011). Pemesanan tempat dapat menghubungi sekretariat SIPA di Jl. Dr Supomo No 7 Solo.
Nah, SAOS “Kaos Rasa Solo” tahun ini bakal ikut meramaikan SIPA. SAOS akan hadir dan menemani para pengunjung dengan membuka outlet disana. So, para pengunjung dari luar kota dan mancanegara dapat membeli SAOS sebagai cenderamata dari Solo. Sebuah kaos yang akan bertutur tentang Solo